Saturday, April 11, 2020

Usaha yang Terabaikan

Dulu kau datang tanpa ku pinta..
Mencari cela untuk mendekat..
Tenang..
Damai..
Bagai air yang mengalir..

Semua indah layaknya musim semi..
Namun keindahan itu berganti..
Dingin bagai musim salju..
Berguguran..
Hanya menyisahkan ranting kesedihan..

Mencoba bangkit..
Merangkak di antara tumpukan kenangan..
Mencari secercah hangatnya mentari..
Mencari pucuk bunga yang kembali mekar..
Berusaha kembali berdiri..
Dengan tulang hati yang telah terpatahkan..

Tetap di sini..
Bertarung dengan diri sendiri..
Membuang jauh rasa yang pernah ada..
Tak membiarkan rasa itu ada..
Di antara pertemanan yang terjalin..

Namun semua itu sirna..
Usaha tuk membangun benteng itu runtuh..
Hancur dengan satu kata yang kau utarakan..
Kata yang telah ku hapus dalam hati dan pikiranku..

Semua usahaku sia-sia..
Kata itu masih terlintas di pikiranmu tentangku..
Kau masih menganggap diriku seperti yang lain..

Read More......

Tuesday, March 10, 2020

Maaf dan Terima Kasih

Maaf..
Karena aku hanya anak manja..
Terima kasih..
Telah memahami dan tak menghakimiku..

Maaf.. 
Karena aku hanya anak cengeng..
Yang hanya bisa menangis..
Saat semua tak berjalan sesuai dengan harapanku..
Terima kasih.. 
Telah bersedia menjadi tempatku bersandar..
Berkeluh kesah dan selalu ada untukku..

Maaf..
Karena aku tak sedewasa umurku..
Yang kadang berlebihan dalam menanggapi sesuatu..
Yang hanya berbuat sesuka hati..
Tanpak memikirkan dampak kedepannya..
Terima kasih..
Telah berusaha mengimbangiku tingkah lakuku..
Selalu menjadi orang dewasa untukku..

Maaf..
Karena kutak bisa menjadi diriku sendiri..
Membuatmu terperangkap dalam hal bodoh yang kuperbuat..
Terima kasih..
Selalu menjadi penasehatku..
Bersabar menghadapiku..

Maaf..
Telah memberimu Beban yang tak berarti..
Terima kasih.. telah mendengar semua ceritaku..
Selalu berusaha menenangkanku..

Maaf..
Karena telah berani memasuki kehidupanmu..
Terima kasih..
Telah membiarkanku masuk dan berkeliaran dalam kedidupan tenangmu..

Maaf dan Terima kasih..
Untuk semua yang telah terjadi..

I Miss U

Read More......

Wednesday, January 15, 2020

Aku Pamit

Berjuang..
Menanti..
Tersenyum..
Bersabar walau menyakitkan..
Aku yang tetap di sini..
Berjuang Walau tak dianggap..
Bertahan walau di acuhkan..

Yah inilah aku..
Namun kau menamparku dengan kenyataan..
Yang telah ku ketahui sedari dulu..
Menyadarkanku kembali..
Bahwa semua tak akan mungkin..

Hingga aku berada di titik ini..
titik dimana aku merasa jenuh..
Merasa Lelah..
Walau ingin bertahan..
Namun ragakumeminta tuk menyerah..

Berada di titik dimana engkau memaksaku..
Mendorongku tuk pergi..
Hilang dari hidupmu..
Membawaku ke titik dimana aku berfikir..
Aku harus pergi..

Read More......

Tuesday, December 31, 2019

RINDU

Ada keheningan pada jarak..
Ada tangisan dalam ingatan..
Ada sesak pada hati..
Ada keinginan akan adanya pertemuan..

Tak ada canda ataupun tawa.. 

Tak ada lirikan walaupun hanya tuk menatap..
Tak ada senyuman..
Apalagi relung tawa di antara candaan yang menggema..

 Entah jarak yang membentuk rindu..
Atau kebiasaan yang merangkainya..
Terangkai dari kenangan manis..
Membentuk relung rindu yang mencekik..

Yaahh..
Aku rindu..
Aku rindu sosoknya..
Aku rindu Senyumannya..
Aku rindu tingkahnya..
Aku rindu semua tentangnya..

Read More......

Sunday, November 3, 2019

JENEPONTO


Kota gersang yang penuh keindahan..
Kota yang tak ku kenal..
Yang ku tahu hanya namamu..

Kini aku di sini..
Memulai awal perjalanan karirku disini..
Membiasakan diri denganmu..
Mencoba mengenalmu lebih dekat..

Setiap hariku dimulai dengan menghirup udaramu..
Merasakan panasmu yang membakar kulitku..
Hal yang belum dapat ku tolerir..
Hal yang masih sulit tuk ku terima..

Namun kini kau telah menjadi bagian hidupku..
Kota yang telah terpatri dalam perjalanan masa depanku..
Kota yang telah memberiku banyak cerita..
Memberiku banyak kenangan di waktu yang singkat..

Kota yang telah memperkenalkanku dengan budaya baru..
Memperkenalkanku dengan banyak orang dengan kepribadian yang berbeda..
Memperkenalkanku dengan orang-orang special..
yang membuatku bertahan di kota asing ini..
tanpa keluarga seorangpun..

Setiap sudut kotamu adalah cerita bagiku..
kau telah terukir dalam memoriku..
yang akan akan selalu terkenang dalam ingatanku..

Read More......

Sunday, September 15, 2019

Aku Melepasmu


Berbaliklah saat aku menangis..
Berbaliklah saat aku bersedih..
Berbaliklah saat aku terjatuh..
Berbaliklah..
Cukup pandangi aku saat aku tersenyum..
Saat aku bahagia.. 
Saat semuanya baik-baik saja.. 
Saat kebahagian itu tercermin dari wajahku.. 

Ingatlah senyuman itu.. 
Bahagia itu.. 
Dan pergilah jika itu inginmu.. 
Melangkahlah ke depan dengan pasti tanpa keraguan.. 
Jangan berbalik tuk menolehku.. 
Karena ku tahu kau akan melangkah mundur 
tuk meraihku Saat kau melihat air mata ini.. 

Pergilah.. 
Tatap masa depanmu.. 
Kulepas engkau tanpa penyesalan.. 
Kuantar kepergianmu dengan senyuman.. 
Walau terasa perih..

Read More......

Tuesday, September 3, 2019

Mengenalmu tapi Tak Mengenalmu


Bersua untuk suatu kepentingan..
Tak Ada perkenalan dan tak ada tatap muka..
Namun komunikasi itu biasa saja..
Seperti teman yang telah saling mengenal satu sama lain..

Perkenalan singkat namun berkesan..
Menjadi awal perkenalan.. 
Bertegur sapa.. 
Bercengkrama.. 
Tertawa.. 
Bertukar kabar.. 
Semua mengalir tenang layaknya sungai.. 
Berjalan beriringan.. 
Bercerita tentang hal-hal yang terjadi.. 
Tersenyum lalu menertawai diri sendiri.. 

Yahh.. 
Begitulah saya mengenal anda..
Namun tak mengenal diri anda..

Read More......